Kajian Upaya Pengelolaan Dan Pemantauan Lingkungan Pada Fasilitas Kesehatan

Authors

  • Kamila Amourdia Maharani Universitas Jember
  • Anggun Gita Aprillia Universitas Jember
  • Rian Yaitsar Chaniago Universitas Jember
  • Yunita Siswanti Universitas Jember

DOI:

https://doi.org/10.31943/jri.v12i1.327

Keywords:

fasilitas kesehatan, pemantauan lingkungan, pengelolaan lingkungan

Abstract

Fasilitas kesehatan menghasilkan limbah cair domestik dan B3 yang memerlukan pengelolaan secara tepat agar tidak menimbulkan pencemaran lingkungan. Klinik X memiliki luas lahan 1.600 m² dengan luas bangunan 758 m² sehingga termasuk kegiatan yang wajib menyusun dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-UPL). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif evaluatif dengan memadukan data primer dan data sekunder. Rona awal yang dinilai adalah kualitas air, udara dan kebisingan, dan tata guna lahan. Berdasarkan penilaian rona awal, terdapat parameter total coliform pada uji kualitas yang masih melebihi baku mutu air yakni sebesar 6 CFU/100 mL. Selain itu, pada poin tata guna lahan, fungsi estetika kawasan telah terpenuhi, tetapi fungsi ekologis berupa peneduhan, penyerapan karbon dioksida, serta peredaman kebisingan masih dapat ditingkatkan melalui penambahan pohon berkanopi lebar seperti Alstonia scholaris dan Handroanthus chrysotrichus. Upaya pemantauan lingkungan yang disarankan adalah pengujian kualitas air limbah secara berkala, pemeriksaan dokumentasi secara berkala, dan evaluasi pengelolaan limbah secara berkala. Penyusunan program pengelolaan dan pemantauan lingkungan diharapkan mampu mendukung kepatuhan terhadap peraturan, menjaga kualitas lingkungan, serta menunjang keberlanjutan operasional klinik.

Downloads

Published

2026-07-22