Jurnal Rekayasa Infrastruktur
https://rekayasainfrastruktur.unwir.ac.id/index.php/jri
<p>Jurnal Rekayasa Infrastruktur aims to advance the development of sustainable infrastructure, as well as the dissemination of conceptual ideas and the implementation of countermeasures, particularly in the tropics, which are vulnerable to disasters. Specifically, we look to publish work with the potential to make real-world contributions to improving both local communities' and countries' readiness for and responsiveness to natural disasters. This includes original research, technical notes, policy articles, and editorials from the following areas of civil engineering.</p>Program Studi Teknik Sipil Universitas Wiralodraen-USJurnal Rekayasa Infrastruktur2460-335XOptimasi Biaya Rehabilitasi Saluran Irigasi Dengan Pendekatan Value Engineering (VE) Menggunakan Metode Paired Comparison
https://rekayasainfrastruktur.unwir.ac.id/index.php/jri/article/view/301
<p>The rehabilitation of irrigation channels is essential to improving the efficiency of agricultural water <br>distribution. This study analyzes alternative irrigation channel designs in the D.I Macan Subang project using <br>a Value Engineering (VE) approach with the Paired Comparison method. The existing design uses U-Ditch, <br>which was compared to three alternatives: stone masonry, conventional ferosemen concrete, and geomembrane. <br>The analysis shows that geomembrane provides the highest cost efficiency, with a total cost of IDR <br>562,075,772.46, resulting in savings of IDR 203,807,083.26 (26.61%) compared to the existing U-Ditch <br>design. The Paired Comparison method effectively evaluates alternatives based on cost and technical criteria. <br>This research contributes to cost-efficient irrigation design decision-making.</p>Mario FerdiansyahMahdika Putra NandaNono SuhanaSunaryo Sunaryo
Copyright (c) 2025 Jurnal Rekayasa Infrastruktur
2025-12-212025-12-2111210.31943/jri.v11i2.301Kalibrasi Faktor Keamanan Global Kuat Lentur Balok Kastela
https://rekayasainfrastruktur.unwir.ac.id/index.php/jri/article/view/313
<p class="IsiAbstrakInggris"><span lang="EN-US">Balok kastela merupakan solusi efisien dalam desain struktur modern karena mampu mengurangi berat material tanpa mengorbankan kekuatan secara signifikan. Namun, keberadaan bukaan pada badan balok menimbulkan konsentrasi tegangan dan risiko tekuk lokal, sehingga diperlukan evaluasi keandalan strukturnya. Penelitian ini bertujuan menganalisis Faktor Keamanan Global (FKG) dan tahanan desain balok kastela heksagonal terhadap beban lentur. Pendekatan analitis dilakukan dengan mempertimbangkan variasi dimensi profil, geometri bukaan, serta parameter keandalan seperti indeks keandalan (β), faktor sensitivitas, dan koefisien variasi material. Hasil analisis menunjukkan bahwa kapasitas lentur (Mn) balok berkisar antara 0,48 kNm hingga 16,36 kNm, tergantung pada dimensi profil dan geometri bukaan. Nilai FKG bervariasi antara 1,297–1,485, dipengaruhi oleh standar yang digunakan (misalnya, β = 3,8 pada ISO 13822:2010 menghasilkan FKG lebih tinggi dibandingkan β = 2,5 pada NEN 8700:2009). Semakin tinggi indeks keandalan, semakin besar FKG, tetapi nilai tahanan desain (R<sub>d</sub>) menjadi lebih kecil, mengindikasikan desain yang lebih konservatif. Studi ini juga mengungkap bahwa SNI 1729:2020 (dengan FKG 1,67) lebih ketat dibandingkan standar internasional lainnya. Kesimpulannya, pendekatan FKG memberikan gambaran tentang desain balok kastela, dimana nilai R<sub>d</sub> ditentukan oleh β target dan umur bangunan, dimana jika β tinggi menghasilkan FKG tinggi begitu pula sebaliknya. </span></p>Wachid Hasyim
Copyright (c) 2025 Jurnal Rekayasa Infrastruktur
2025-12-212025-12-2111210.31943/jri.v11i2.313Evaluasi Dan Metode Perbaikan Struktur Gedung Puskesmas Berdasarkan Pemeriksaan Non-Destructive
https://rekayasainfrastruktur.unwir.ac.id/index.php/jri/article/view/308
<p>Komponen struktural merupakan elemen kunci dalam menjamin integritas, fungsi, dan keselamatan bangunan. Pada fasilitas kesehatan seperti puskesmas, bangunan harus memiliki tingkat keamanan dan keandalan yang memadai untuk menunjang pelayanan kesehatan masyarakat. Seiring waktu, elemen struktural dapat mengalami degradasi akibat penuaan material, kondisi lingkungan, dan kurangnya pemeliharaan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kondisi struktur bangunan eksisting dan menilai efektivitas perkuatan menggunakan metode <em>grouting</em>. Evaluasi dilakukan melalui pemeriksaan visual dan <em>hammer test</em> sebagai teknik non-destruktif. Hasil evaluasi menjadi dasar rekomendasi rehabilitasi, yang selanjutnya diuji secara komparatif pada model struktur sebelum dan sesudah perkuatan dengan mempertimbangkan parameter <em>displacement</em> dan <em>drift ratio</em>. Hasil menunjukkan bahwa metode perkuatan mampu meningkatkan performa struktural secara signifikan, meskipun beberapa area tetap memerlukan pemantauan dan perbaikan lanjutan.</p>arif afrianto arifLaily Fatmawati Laily
Copyright (c) 2025 Jurnal Rekayasa Infrastruktur
2025-12-212025-12-2111210.31943/jri.v11i2.308Analisis Daya Dukung Pondasi Tiang Bor Tunggal Menggunakan Metode Analitis Dan Metode Elemen Hingga
https://rekayasainfrastruktur.unwir.ac.id/index.php/jri/article/view/303
<p>Pondasi tiang bor adalah fondasi berbentuk silinder dengan lubang yang dibor di atas permukaan tanah. Kapasitas beban tiang bor diperoleh dari resistansi ujung dan resistansi kulit. Dalam menentukan kapasitas beban tiang tunggal, terdapat beberapa metode yang tersedia, termasuk metode analitis menggunakan metode <em>Reese & Wright</em> dan metode elemen hingga menggunakan aplikasi <em>All Pile</em> dan <em>Plaxis</em> 2D. Tujuan studi ini adalah untuk menentukan nilai dan membandingkan kapasitas beban aksial fondasi tiang tunggal menggunakan metode perhitungan <em>Reese & Wright</em>, <em>All Pile</em>, dan <em>Plaxis</em> 2D. Setelah melakukan perhitungan analitis menggunakan metode <em>Reese & Wright</em> dengan diameter tiang bor 60 cm, hasil yang diperoleh adalah kapasitas beban ujung 452,39 ton, kapasitas beban kulit 595,20 ton, kapasitas beban total 1.047,59 ton, dan kapasitas beban yang diizinkan 419,04 ton. Sedangkan untuk perhitungan metode elemen hingga menggunakan aplikasi <em>All Pile</em>, kapasitas beban ujung adalah 430,81 ton, kapasitas beban kulit adalah 590,49 ton, dengan kapasitas beban total 1.028,15 ton untuk kapasitas beban yang diizinkan sebesar 411,26 ton, dan perhitungan metode elemen hingga menggunakan aplikasi <em>Plaxis</em> dengan persamaan metode Mazurkiwick menghasilkan kapasitas beban total sebesar 2.284,57 ton. Terdapat perbedaan dalam hasil analisis kapasitas beban pondasi tiang tunggal di atas, dengan kapasitas beban terbesar adalah kapasitas beban yang dihitung menggunakan metode elemen hingga dengan <em>Plaxis</em> 2D.</p> <p>Kata Kunci : Daya dukung tiang tunggal, Metode Reese & Wright, Aplikasi <em>All Pile</em>, Aplikasi <em>Plaxis </em>2D.</p>Wisnu Fajar MaulanaKomarudin KomarudinNono Suhana
Copyright (c) 2025 Jurnal Rekayasa Infrastruktur
2025-12-212025-12-2111210.31943/jri.v11i2.303Evaluasi Struktur Bangunan Low Rise Terhadap Pengaruh Gempa Dengan Pendekatan Statik Ekuivalen
https://rekayasainfrastruktur.unwir.ac.id/index.php/jri/article/view/309
<p>Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki tingkat kerawanan gempa bumi tinggi karena berada pada pertemuan tiga lempeng tektonik utama, yaitu Eurasia, Pasifik, dan Indo-Australia. Sejumlah peristiwa gempa besar seperti Aceh 2004 (Mw 9,2), Yogyakarta 2006 (Mw 6,3), Padang 2009 (Mw 7,6), Lombok 2018 (Mw 7,0), dan Cianjur 2022 (Mw 5,6) telah menimbulkan kerusakan signifikan pada bangunan dan infrastruktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja struktur bangunan bertingkat rendah (<em>low-rise</em>) terhadap beban gempa menggunakan metode analisis statik ekuivalen. Obyek penelitian adalah bangunan dua lantai yang berfungsi sebagai kantor, berlokasi di Kabupaten Klaten, dengan mutu beton fc’ 25 MPa dan baja fy 360 MPa. Analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak berbasis metode elemen hingga dengan parameter gempa sesuai SNI 1726:2020. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai simpangan antar lantai <em>(interstory drift</em>) berada jauh di bawah batas maksimum 0,025H yang diizinkan oleh SNI 1726:2020. Berdasarkan penilaian kinerja struktur menggunakan kriteria ATC-40, bangunan termasuk dalam kategori <em>Immediate Occupancy</em> (IO), yang berarti struktur tetap aman dan dapat difungsikan segera setelah gempa rencana terjadi. Dengan demikian, bangunan <em>low-rise</em> di lokasi penelitian dinyatakan memenuhi persyaratan kinerja struktur terhadap pengaruh gempa.</p> <p>Kata kunci: Analisis statik ekuivalen; SNI 1726:2020; ATC-40; bangunan low-rise; kinerja struktur.</p>Midia RahmaZikra Fauzan Virawan
Copyright (c) 2025 Jurnal Rekayasa Infrastruktur
2025-12-212025-12-2111210.31943/jri.v11i2.309Evaluasi Infrastruktur Desa Sebagai Dasar Perumusan Strategi Pengembangan Di Lembang Rinding Batu
https://rekayasainfrastruktur.unwir.ac.id/index.php/jri/article/view/305
<p class="IsiAbstrakInggris"><span lang="EN-US">Mapping the potential of agropolitan areas from the perspective of basic infrastructure is essential for formulating regional development strategies. This study aims to analyze the availability of basic facilities and infrastructure as well as to formulate development strategies in Rinding Batu Village, Kesu District, North Toraja Regency. The research employed a descriptive quantitative and qualitative approach through infrastructure availability analysis and SWOT analysis. Data were collected through field surveys, questionnaires distributed to 44 respondents, and documentation from related institutions. The results show that the average availability of infrastructure reached 87% and facilities reached 87.8%, with the main weaknesses found in sanitation, drainage, and the suboptimal condition of several facilities. Quantitative SWOT analysis placed Rinding Batu Village in Quadrant I (x = 0.97; y = 1.16), indicating the dominance of strengths and opportunities for sustainable area development. The development strategy is therefore focused on optimizing the advantages of basic infrastructure while improving weaker aspects to support equitable and sustainable development.</span></p>Irsyadi SiradjuddinMuhammad AnsharFitriani
Copyright (c) 2025 Jurnal Rekayasa Infrastruktur
2025-12-212025-12-2111210.31943/jri.v11i2.305